LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER
INSTALASI PATCH PANEL DAN KONFIGURASI FTP SERVER
Studi Kasus, Pengkabelan Terstruktur, & Layanan Jaringan Server
Mata Pelajaran / Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
Kelas / Program Keahlian : | XI TJKT 1 / Teknik Komputer dan Jaringan |
Anggota Kelompok : | 1. Daffa Apriansyah Murniawan |
Sumber Video / Materi : | Dokumentasi Praktik YouTube (Patch Panel & FTP Server) |
BAB I: PENDAHULUAN & LANDASAN TEORI
1.1 Latar Belakang
Dalam pembangunan infrastruktur jaringan komputer berskala menengah hingga besar, kerapian tata letak kabel (cable management) serta ketersediaan layanan berbagi data (file sharing) yang terpusat merupakan dua aspek krusial. Penggunaan Patch Panel memastikan bahwa terminasi kabel UTP dari berbagai ruangan tersusun rapi di rak server, sementara FTP Server menyediakan media penyimpanan dan transfer file yang efisien dan aman bagi para klien.
1.2 Pengertian Dasar Teori
• Patch Panel: Perangkat keras (hardware) yang dilengkapi dengan sekumpulan port untuk menghubungkan dan mengatur kabel-kabel jaringan (UTP/STP). Patch panel berfungsi sebagai titik terminasi terpusat di dalam rak server (rack server) sebelum dihubungkan ke Switch atau Router.
• FTP Server (File Transfer Protocol Server): Layanan server yang berjalan di atas protokol TCP/IP yang dirancang khusus untuk melakukan proses tukar-menukar (transfer) file, baik pengunduhan (download) maupun pengunggahan (upload) antara client dan server melalui port 20 dan 21.
• Standar Pengkabelan: Penerapan standar warna TIA/EIA 568B baik pada pemasangan kabel UTP ke patch panel maupun ke konektor RJ-45.
BAB II: ALAT, BAHAN, DAN SKENARIO PRAKTIKUM
Berdasarkan video dokumentasi praktik YouTube kelompok, berikut adalah alat, bahan, dan ketentuan yang digunakan:
• Alat dan Bahan Praktikum Patch Panel:
- Patch Panel (24-port / modul keystone)
- Kabel UTP Cat 5e
- Punch Down Tool (Krone Tool) untuk menancapkan kabel ke terminal block
- Cable Stripper / Tang potong
- LAN Tester untuk pengujian kontinuitas kabel
• Alat dan Bahan Konfigurasi FTP Server:
- Perangkat Server (Server Fisik)
- Switch dan PC Client
- Aplikasi konfigurasi layanan FTP (Daemon FTP / FTP Service)
BAB III: LANGKAH-LANGKAH PRAKTIK & KONFIGURASI
3.1 Langkah Instalasi & Terminasi Patch Panel
1. Kupas pelindung luar kabel UTP menggunakan stripper secukupnya (kurang lebih 2-3 cm) tanpa merusak isolator kabel bagian dalam.
2. Urutkan kabel kecil sesuai dengan standar warna TIA/EIA 568B (Putih Orange - Orange, Putih Hijau - Biru, Putih Biru - Hijau, Putih Coklat - Coklat).
3. Masukkan masing-masing kabel ke dalam slot terminal block pada modul patch panel sesuai dengan warna panduan yang tertera.
4. Tekan dan potong sisa kabel menggunakan Punch Down Tool hingga terpasang dengan kuat dan terkunci sempurna.
5. Lakukan pengujian menggunakan LAN Tester untuk memastikan semua pin terhubung dengan baik.
3.2 Langkah Konfigurasi FTP Server
1.Perbarui Repositori dan Pasang ProFTPD:Mode Standalone.
Jalankan perintah berikut untuk memasang paket ProFTPD. Jika muncul opsi layar konfirmasi tipe instalasi, pilih opsi standalone.
Bash
sudo apt update && sudo apt install proftpd-basic -y
Cara verifikasi: Jalankan perintah proftpd -v untuk memastikan versi ProFTPD sudah terpasang.
2.Buat Cadangan Berkas Konfigurasi:Prasyarat.
Amankan berkas konfigurasi asli sebelum melakukan perubahan.
Bash
sudo cp /etc/proftpd/proftpd.conf /etc/proftpd/proftpd.conf.bak
Cara verifikasi: Periksa keberadaan berkas cadangan dengan perintah ls -l /etc/proftpd/proftpd.conf.bak.
3.Konfigurasi Akses dan Port Pasif:
Buka berkas konfigurasi ProFTPD menggunakan editor teks.
Bash
sudo nano /etc/proftpd/proftpd.conf
Cari dan aktifkan pengaturan berikut untuk membatasi pengguna hanya di folder milik mereka serta menetapkan rentang port pasif:
Ini, TOML
DefaultRoot ~
PassivePorts 40000 50000
Hapus tanda # pada baris DefaultRoot ~ jika baris tersebut di-komentar. Simpan perubahan dengan Ctrl + O, tekan Enter, lalu keluar dengan Ctrl + X.
Cara verifikasi: Uji sintaks konfigurasi dengan perintah sudo proftpd -t. Pastikan muncul pesan Syntax check complete.
4.Buat Akun Pengguna FTP:
Tambahkan pengguna baru yang akan digunakan untuk mengunggah atau mengunduh berkas.
Bash
sudo adduser penggunaftp
Cara verifikasi: Periksa keberadaan akun dengan perintah id penggunaftp.
5.Buka Port pada Firewall:Gunakan jika UFW aktif.
Izinkan lalu lintas port utama dan mode pasif pada firewall UFW.
Bash
sudo ufw allow 21/tcp
sudo ufw allow 40000:50000/tcp
sudo ufw reload
Cara verifikasi: Jalankan sudo ufw status dan pastikan port 21 serta 40000:50000 berstatus ALLOW.
6.Restart dan Aktifkan Layanan ProFTPD:
Muat ulang layanan ProFTPD agar konfigurasi baru diterapkan.
Bash
sudo systemctl restart proftpd
sudo systemctl enable proftpd
Cara verifikasi: Periksa status layanan dengan perintah sudo systemctl status proftpd. Pastikan indikator menunjukkan active (running).
3.3 Pengujian Akses FTP dari Client
1. Konfigurasikan IP address pada PC Client agar satu segmen jaringan dengan server.
3. Masukkan Username dan Password yang telah dibuat di server.
4. Lakukan pengujian perintah seperti `dir` untuk melihat daftar file, `put` untuk mengunggah file, atau `get` untuk mengunduh file.
BAB IV: DOKUMENTASI DAN LAMPIRAN SCREENSHOT
Bagian ini memuat lampiran dokumentasi berupa screenshot dari video YouTube praktik kelompok:
BAB V: KESIMPULAN
Praktikum instalasi Patch Panel dan konfigurasi FTP Server ini berhasil diselesaikan dengan baik oleh kelompok (Daffa, Denis, Pathresya, Akhtar, Esya, Fadlan). Pemasangan patch panel memberikan kerapian dan kemudahan manajemen pengkabelan terstruktur, sementara konfigurasi FTP Server sukses memfasilitasi layanan berbagi data dan file transfer secara jaringan lokal.
DAFTAR PUSTAKA
1. Kelompok 2 TKJ. (2026). Video Praktikum Instalasi Patch Panel & FTP Server [ https://youtu.be/2tnK5VahmRk ].
2. Kelompok 2 TKJ. (2026). Media Presentasi & Laporan Praktikum [ https://canva.link/4btc6g9ya2lasx9 ].
Tidak ada komentar:
Posting Komentar