Selasa, 05 Agustus 2025

LKPD2 ARSITEKTUR JARINGAN TJKN


 

LEMBAR KERJA PRAKTIK KEJURUAN

Menghubungkan Router ke Internet melalui Wireless (WiFi) dan Membagikannya ke PC Client

I.   Petunjuk

  1. Periksalah dengan teliti dokumen soal ujian praktikan.
  2. Periksalah peralatan dan bahan yang dibutuhkan.
  3. Gunakan peralatan utama serta perlatan keselamatan kerja yang telah disediakan.
  4. Gunakan peralatan sesuai dengan SOP (Standart Operating Procedure).
  5. Bekerjalah dengan memeperhatikan petunjuk Pembimbing / Penguji.

II.  Keselamatan Kerja

1.    Periksalah kelayakan dari setiap alat keselamatan kerja yang akan Anda gunakan.

2.    Gunakan alat keselamatan kerja sesuai fungsinya.

3.    Ciptakan suasana kerja serta lingkungan kerja yang aman dimulai dari Anda sendiri.

III.Daftar Peralatan dan Bahan

1.    Peralatan

Obeng +/-, penitik, Gelang anti static, Alas Kaki, Seragam Kerja, wadah atau magnet untuk menyimpan benda-benda kecil

2.    Bahan

Router MikroTik (RB941/951 atau sejenis), Laptop/PC sebagai client, Akses WiFi (hotspot atau router lain dengan akses internet), Kabel UTP (jika menggunakan koneksi kabel ke PC), switch (jika pc client lebih dari satu unit), Software Winbox

IV. Soal/Tugas

Pada suatu hari, di salah satu SMA PERMATA, laboratorium komputernya tidak memiliki koneksi internet langsung. Namun, sekolah SMA tersebut memiliki akses WiFi dari gedung utama. Lalu kemudian sekolah tersebut menginginkan supaya Lab komputer dapat mengakses internet juga.

Sebagai siswa SMK TKJ anda dan kelompokmu diminta/diberikan tugas untuk menghubungkan Router MikroTik ke WiFi sekolah dan membagikan koneksi internet tersebut ke komputer client di laboratorium.

Adapun beberapa permasalahan yang harus dipecahkan yaitu :

1)    Kamu memiliki satu unit Router MikroTik, satu buah Switch, dan 4 PC client

2)    Membuat topologi jaringan lengkap dengan identitas tiap perangkat

3)    Menghubungkan MikroTik ke jaringan WiFi sekolah melalui interface wlan1.

4)    Mengkonfigurasi IP dan NAT agar client bisa mengakses internet

5)    Mengaktifkan DHCP server untuk membagikan IP otomatis ke PC client.

6)    Melakukan pengujian koneksi dari PC client ke internet.

7)    Mendokumentasikan hasil kerja dalam bentuk laporan atau video pendek.

Apabila anda menjadi siswa/i SMK TKJ, apa yang akan anda lakukan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi sekolah tersebut ?

Dari cerita diatas, dapatkah anda merancang arsitektur jaringan yang tepat untuk membangun sebuah jaringan LAN baik dan benar!

Dalam menyelesaikan masalah di SMA PERMATA, kita akan merancang arsitektur jaringan LAN yang memanfaatkan Router MikroTik sebagai jembatan untuk menghubungkan laboratorium komputer ke internet melalui WiFi sekolah. Berikut adalah langkah-langkah yang akan saya lakukan sebagai siswa SMK TKJ:

1. Merancang Topologi Jaringan

Pertama, kita perlu merancang topologi jaringan yang jelas. Ini akan menjadi peta kita dalam menata dan mengkonfigurasi semua perangkat.

·         Router MikroTik: Berfungsi sebagai gateway utama. Antarmuka wlan1 akan terhubung ke WiFi sekolah (sebagai client), dan antarmuka ether2 akan terhubung ke Switch.

·         Switch: Menghubungkan Router MikroTik ke semua PC client.

·         PC Client: Empat unit PC client yang akan mendapatkan akses internet.

Berikut adalah gambaran topologi jaringannya:

·         Sumber Internet: WiFi Sekolah

·         Router MikroTik:

o    wlan1: Terhubung ke WiFi Sekolah (mode Station)

o    ether2: Terhubung ke Switch

o    IP Address:

§  wlan1: Mendapatkan IP secara otomatis dari WiFi sekolah.

§  ether2: 192.168.10.1/24 (IP lokal untuk jaringan lab).

·         Switch: Tidak memerlukan konfigurasi IP.

·         PC Client 1-4:

o    IP Address: Mendapatkan IP secara otomatis dari DHCP Server MikroTik (misalnya, 192.168.10.2 sampai 192.168.10.254).

o    Gateway: 192.168.10.1


2. Konfigurasi MikroTik

Selanjutnya, kita akan melakukan konfigurasi pada Router MikroTik untuk mewujudkan topologi di atas.

Langkah 1: Menghubungkan ke WiFi Sekolah (wlan1)

·         Akses Router MikroTik menggunakan WinBox.

·         Pilih menu Wireless, lalu klik tab Security Profiles. Buat profil baru dengan nama profil_sekolah dan masukkan password WiFi sekolah.

·         Pilih tab WiFi Interfaces, klik dua kali pada wlan1.

·         Ubah mode menjadi station.

·         Pada bagian SSID, klik tombol panah kanan untuk melakukan scan dan pilih SSID WiFi sekolah.

·         Pilih profil_sekolah pada bagian Security Profile.

·         Tunggu hingga wlan1 terhubung dan mendapatkan IP address dari WiFi sekolah.

Langkah 2: Mengkonfigurasi IP Address untuk Jaringan Lab

·         Pilih menu IP > Addresses.

·         Tambahkan IP address baru:

o    Address: 192.168.10.1/24

o    Interface: ether2

Langkah 3: Mengaktifkan DHCP Server untuk PC Client

·         Pilih menu IP > DHCP Server.

·         Klik DHCP Setup.

·         Pilih ether2 sebagai interface.

·         Ikuti wizard yang muncul. Secara otomatis akan terisi:

o    DHCP Server Address: 192.168.10.0/24

o    Gateway for DHCP: 192.168.10.1

o    Addresses to Give Out: 192.168.10.2-192.168.10.254

·         Konfirmasi hingga proses selesai.

Langkah 4: Mengkonfigurasi NAT (Network Address Translation)

·         Pilih menu IP > Firewall.

·         Pilih tab NAT.

·         Klik tanda tambah + untuk membuat rule baru.

o    Chain: srcnat

o    Out. Interface: wlan1 (interface yang terhubung ke internet)

·         Pindah ke tab Action.

o    Action: masquerade

·         Klik Apply dan OK. NAT ini akan menerjemahkan IP privat dari PC client menjadi IP publik yang didapatkan oleh wlan1, sehingga mereka bisa mengakses internet.


3. Pengujian dan Dokumentasi

Setelah semua konfigurasi selesai, langkah selanjutnya adalah pengujian dan pendokumentasian.

Langkah 1: Pengujian Koneksi

·         Pastikan semua PC client terhubung ke Switch.

·         Di setiap PC client, periksa apakah mereka sudah mendapatkan IP address secara otomatis (misalnya, 192.168.10.x).

·         Buka Command Prompt atau Terminal.

·         Lakukan ping 8.8.8.8 untuk menguji koneksi internet. Jika berhasil, artinya konfigurasi NAT dan koneksi WiFi sudah benar.

·         Lakukan ping google.com untuk menguji koneksi ke internet menggunakan nama domain. Jika berhasil, ini menandakan bahwa DNS juga berfungsi dengan baik.

Langkah 2: Dokumentasi

·         Dokumentasikan semua langkah yang telah dilakukan, termasuk topologi jaringan, konfigurasi IP, dan hasil pengujian.

·         Sertakan screenshot dari setiap langkah konfigurasi di MikroTik (misalnya, IP Addresses, DHCP Server, dan NAT).

·         Buat laporan dalam format yang jelas dan ringkas, atau rekam video pendek yang menunjukkan proses konfigurasi dan hasil pengujian dari awal hingga akhir.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, laboratorium komputer akan memiliki koneksi internet yang stabil dan PC client dapat mengaksesnya dengan mudah.




 

LEMBAR PENILAIAN PRAKTIK KEJURUAN

Menghubungkan Router ke Internet melalui Wireless (WiFi) dan Membagikannya ke PC Client

Nama Peserta :                                             Kelas :

No

Komponen / Sub Komponen

Pencapaian Kompetensi

Tidak

Ya

CK

K

SK

7,0–7,9

8,0-8,9

9,0-10

1

2

3

4

5

6

I

Persiapan/Perencanaan Kerja (Skor Maksimal 20)

 

 

 

 

 

1.     Mempersiapkan alat keselamatan kerja

 

 

 

 

 

2.     Kelengkapan peralatan dan bahan praktik

 

 

 

 

 

3.     Mampu Merancang Topologi jaringan

 

 

 

 

 

4.     Mampu memilih perangkat keras dan lunak yang tepat

 

 

 

 

 

5.     Mampu menghubungkan MikroTik ke jaringan WiFi secara tepat

 

 

 

 

II

Proses / Implementasi (Sistematika & Cara Kerja) (Skor Maksimal 80)

 

 

 

 

 

1.       Mampu mengatur IP address secara manual atau melalui DHCP Client

 

 

 

 

 

2.       Mampu membuat NAT agar client bisa mengakses internet

 

 

 

 

 

3.       Client dapat terkoneksi ke internet melalui MikroTik

 

 

 

 

III

Hasil Kerja / Pengujian (Skor Maksimal 50)

 

 

 

 

 

1.     Mampu menganalisis hasil pengujian

 

 

 

 

 

2.     Mampu mengidentifikasi dan mengatasi kesalahan konfigurasi jika terjadi

 

 

 

 

IV

Dokumentasi / Sikap Kerja (Skor Maksimal 20)

 

 

 

 

 

1.     Mampu membuat dokumentasi yang lengkap dan sistematis

 

 

 

 

 

2.     Menerapkan K3LH (Keselamatan Kerja)

 

 

 

 

V

Kerja Sama / Waktu (Skor Maksimal 10)

 

 

 

 

 

1.     Mampu bekerja sama dengan baik dalam tim

 

 

 

 

 

2.     Mampu memberikan kontribusi yang positif dalam kelompok

 

 

 

 

 

3.     Waktu penyelesaian Prektik

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Perhitungan Nilai Praktek (NP)

 

Prosentase Bobot Komponen Penilaian

Nilai Praktik (NP)

Persiapan

Proses

Sikap Kerja

Hasil

Waktu

∑ NK

1

2

3

4

5

6

Skor Perolehan

 

 

 

 

 

 

Skor Maksimal

20

80

20

50

10

Bobot

10

40

10

35

5

NK

 

 

 

 

 

Keterangan:

        Skor Perolehan merupakan penjumlahan skor per komponen penilaian

        Skor Maksimal merupakan skor maksimal per komponen penilaian

        Bobot diisi dengan prosentase setiap komponen. Besarnya prosentase dari setiap komponen ditetapkan secara proposional sesuai karakteristik kompetensi keahlian. Total bobot untuk komponen penilaian adalah 100

        NK = Nilai Komponen merupakan perkalian dari skor perolehan dengan bobot dibagi skor maksimal

        NP = Nilai Praktik merupakan penjumlahan dari NK

        Jenis komponen penilaian (persiapan, proses, sikap kerja, hasil, dan waktu) disesuaikan dengan karakter program keahlian.

 

 

 

 

 

… ….., …………………. 2025

 

 

 

Guru Mata Pelajaran

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

…………………………………

 


 

INSTRUMEN / KRITERIA PENILAIAN PRAKTIK KEJURUAN

MEMBUAT JARINGAN VoIP

Nama Peserta :                                             Kelas :

No

Komponen/SubKomponen Penilaian

Indikator

Skor

I

Persiapan/Perencanaan Kerja

 

 

 

Mempersiapkan Mempersiapkan alat keselamatan kerja, Kelengkapan peralatan dan bahan praktik, Mampu Merancang Topologi jaringan, Mampu memilih perangkat keras dan lunak yang tepat, Mampu menghubungkan MikroTik ke jaringan WiFi secara tepat

Siswa mampu melakukan semua tugas dengan benar, cepat, dan rapi.

9,0-10

Siswa mampu melakukan sebagian besar tugas dengan benar, tetapi masih ada beberapa kesalahan kecil.

8,0-8,9

Siswa mampu melakukan sebagian tugas dengan benar, tetapi masih banyak kesalahan.

7,0-7,9

Siswa belum mampu melakukan sebagian besar tugas dengan benar.

Tidak

II

Proses / Implementasi (Sistematika & Cara Kerja)

 

 

 

Mampu mengatur IP address secara manual atau melalui DHCP Client, Mampu membuat NAT agar client bisa mengakses internet, Client dapat terkoneksi ke internet melalui MikroTik

Siswa mampu melakukan semua tugas dengan benar, cepat, dan rapi.

9,0-10

Siswa mampu melakukan sebagian besar tugas dengan benar, tetapi masih ada beberapa kesalahan kecil.

8,0-8,9

Siswa mampu melakukan sebagian tugas dengan benar, tetapi masih banyak kesalahan.

7,0-7,9

Siswa belum mampu melakukan sebagian besar tugas dengan benar.

Tidak

III

Hasil Kerja / Pengujian

 

 

 

Mampu menganalisis hasil pengujian, Mampu mengidentifikasi dan mengatasi kesalahan konfigurasi jika terjadi

Siswa mampu melakukan semua tugas dengan benar, cepat, dan rapi.

9,0-10

Siswa mampu melakukan sebagian besar tugas dengan benar, tetapi masih ada beberapa kesalahan kecil.

8,0-8,9

Siswa mampu melakukan sebagian tugas dengan benar, tetapi masih banyak kesalahan.

7,0-7,9

Siswa belum mampu melakukan sebagian besar tugas dengan benar.

Tidak

IV

Dokumentasi / Sikap Kerja

 

 

 

Mampu membuat dokumentasi yang lengkap dan sistematis, Menerapkan K3LH (Keselamatan Kerja)

Siswa mampu melakukan semua tugas dengan benar, cepat, dan rapi.

9,0-10

Siswa mampu melakukan sebagian besar tugas dengan benar, tetapi masih ada beberapa kesalahan kecil.

8,0-8,9

Siswa mampu melakukan sebagian tugas dengan benar, tetapi masih banyak kesalahan.

7,0-7,9

Siswa belum mampu melakukan sebagian besar tugas dengan benar.

Tidak

V

Kerja Sama / Waktu

 

 

 

Mampu bekerja sama dengan baik dalam tim, Mampu memberikan kontribusi yang positif dalam kelompok

 

Siswa mampu melakukan semua tugas dengan benar, cepat, dan rapi.

9,0-10

Siswa mampu melakukan sebagian besar tugas dengan benar, tetapi masih ada beberapa kesalahan kecil.

8,0-8,9

Siswa mampu melakukan sebagian tugas dengan benar, tetapi masih banyak kesalahan.

7,0-7,9

Siswa belum mampu melakukan sebagian besar tugas dengan benar.

Tidak

Waktu penyelesaian Prektik

Waktu yang dicapai kurang dari 25% > 2 jam

9,0-10

Waktu yang dicapai = 2 jam

8,0-8,9

Waktu yang dicapai lebih dari 10% < 2 jam

7,0-7,9

Waktu yang dicapai lebih dari 25% > 2 jam

Tidak

 

 

 

 

Rabu, 30 Juli 2025

LKPD 1 WINDOWS XP LITE (ASJ)

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD_1)

Kelas   : XI-TJKT-1

Nama  : MUHAMMAD ESYA NUR HIDAYAT

________________________________________

            Workgroup or Computer Domain: Pilih "No, this computer is not on a network..." atau masukkan nama Workgroup yang sama dengan komputer lain di jaringan Anda (misal: WORKGROUP), lalu klik Next.

o          Tunggu hingga proses instalasi selesai. Komputer akan restart lagi.

o          Setelah restart terakhir, akan muncul layar "Welcome to Windows XP". Ikuti panduan awal:

            Help protect your PC: Pilih "Help protect my PC by turning on Automatic Updates now" (disarankan, meskipun tidak ada update lagi untuk XP).

            Check for connectivity: Pilih "No, this computer will connect to the Internet through a local area network (LAN)".

            Ready to register with Microsoft?: Pilih "No, not at this time".

            Who will use this computer?: Buat akun pengguna baru (minimal 1).

o          Anda akan masuk ke desktop Windows XP.

3.         Instalasi Driver (Jika Diperlukan):

o          Instal driver hardware yang diperlukan (Chipset, VGA, LAN, Audio, dll.) dari CD driver motherboard atau dari flashdisk yang sudah berisi driver.

o          Restart komputer setelah menginstal driver yang penting (misal: driver LAN).

________________________________________

BAGIAN 2: KONFIGURASI FILE SHARING

1.         Konfigurasi IP Address (untuk setiap komputer yang akan berbagi file):

o          Klik kanan pada ikon My Network Places di desktop, pilih Properties.

o          Klik kanan pada Local Area Connection, pilih Properties.

o          Pilih Internet Protocol (TCP/IP), lalu klik Properties.

o          Pilih "Use the following IP address".

o          Isikan IP Address dan Subnet Mask:

            Komputer 1:

            IP Address: 192.168.no_urut_absen.100

            Subnet Mask: 255.255.255.0 (Class C / 24)

            Komputer 2:

            IP Address: 192.168.no_urut_absen.200

            Subnet Mask: 255.255.255.0 (class C /24 )

            Dan seterusnya, IP Address harus berbeda tetapi Subnet Mask harus sama.

o          Klik OK dua kali.

2.         Mengaktifkan File Sharing pada Windows XP:

o          Klik kanan pada folder yang ingin dibagikan (misal: buat folder baru di D: bernama "Share_Data").

o          Pilih Sharing and Security....

o          Pada tab Sharing, centang "Share this folder on the network".

o          Berikan nama share (misal: Data_Bersama).

o          Untuk memberikan izin mondifikasi, centang "Allow network users to change my files" (gunakan dengan hati-hati karena ini memberikan izin tulis). Jika hanya ingin baca, biarkan tidak dicentang.

o          Klik OK.

o          Catatan: Anda mungkin perlu mengaktifkan Simple File Sharing jika belum aktif:

            Buka My Computer, klik menu Tools > Folder Options...

            Pilih tab View.

            Scroll ke bawah, hilangkan centang pada "Use Simple File Sharing (Recommended)". Klik OK.

            Setelah itu, saat klik kanan folder > Sharing and Security, akan muncul tab Security yang lebih detail untuk mengatur izin. Untuk tujuan LKPD ini, Simple File Sharing mungkin lebih mudah.

3.         Mengakses File Sharing dari Komputer Lain:

o          Pada komputer klien (komputer lain yang akan mengakses folder share), buka My Network Places.

o          Klik "View workgroup computers".

o          Cari nama komputer yang tadi melakukan sharing folder. Double-klik nama komputer tersebut.

o          Anda akan melihat folder yang sudah dibagikan (Data_Bersama).

o          Double-klik folder tersebut untuk mengakses isinya. Anda bisa mencoba membuat file baru atau menyalin file ke dalamnya (jika izin modifikasi diberikan).

4.         Pengujian Konektivitas (Penting):

o          Buka Command Prompt (Start > Run > ketik cmd > OK).

o          Lakukan ping ke IP Address komputer lain:

o          Jika berhasil, akan muncul balasan "Reply from..." Jika gagal, akan muncul "Request timed out" atau "Destination Host Unreachable". Periksa kabel jaringan, konfigurasi IP, dan firewall.

________________________________________

F. HASIL PENGAMATAN / ANALISIS:

1.         Jelaskan langkah-langkah utama dalam proses instalasi Windows XP secara berurutan!

Langkah-langkah utama instalasi Windows XP:

A.Siapkan CD/DVD Windows XP atau file ISO jika menggunakan emulator/VM.

B.Boot dari CD/DVD: Atur BIOS agar booting dari CD/DVD.

C.Tekan tombol apa saja saat diminta untuk memulai instalasi.

D.Loading files: Sistem akan memuat file instalasi.

E.Tekan Enter untuk memulai instalasi Windows XP.

F.Setujui EULA (End User License Agreement) dengan menekan F8.

G.Pilih partisi tujuan untuk instalasi (buat, hapus, atau pilih partisi).

H.Format partisi (NTFS cepat/normal atau FAT32).

I.Menunggu proses instalasi (copy file dan restart otomatis).

J.Konfigurasi awal: masukkan nama pengguna, organisasi, CD key.

K.Atur tanggal dan waktu.

L.Pengaturan jaringan: pilih Typical (otomatis) atau Custom (manual).

M.Selesaikan instalasi hingga masuk ke desktop Windows XP

2.         Bagaimana cara mengatur partisi hard disk saat instalasi Windows XP?

Cara mengatur partisi hard disk saat instalasi Windows XP:

A.Saat muncul layar pemilihan partisi:

B.Tekan D untuk menghapus partisi lama.

C.Tekan C untuk membuat partisi baru.

D.Masukkan ukuran partisi dalam MB sesuai kebutuhan.

E.Pilih partisi yang baru dibuat, lalu tekan Enter.

F.Format partisi dengan NTFS (recommended) atau FAT32.

3.         Apa fungsi utama dari konfigurasi IP Address pada jaringan komputer?

IP Address berfungsi sebagai identitas unik setiap perangkat dalam jaringan. Memungkinkan komputer berkomunikasi dan bertukar data dengan perangkat lain. Digunakan dalam proses routing agar data sampai ke tujuan yang tepat.

4.         Sebutkan langkah-langkah untuk berbagi folder pada Windows XP!

Langkah-langkah berbagi folder pada Windows XP:

A.Klik kanan pada folder yang ingin dibagikan.

B.Pilih "Sharing and Security…".

C.Di tab "Sharing", centang:

"Share this folder on the network".

(Opsional) "Allow network users to change my files" untuk izin tulis.

5.         Bagaimana cara mengakses folder yang telah dibagikan dari komputer lain?

Cara mengakses folder yang dibagikan dari komputer lain:

A.Buka My Computer atau Windows Explorer.

B.Klik di address bar atau tekan Win + R → ketik:

\\NamaKomputer\NamaFolder

atau gunakan IP Address:

\\192.168.x.x\NamaFolder

C.Tekan Enter.

D.Jika diminta login, masukkan username dan password komputer target

6.         Jika saat ping muncul "Request timed out", apa saja kemungkinan penyebabnya?

saat melakukan ping pada umumnya disebabkan oleh kegagalan dalam menerima balasan dari host yang dituju. Ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti koneksi jaringan yang buruk, firewall yang memblokir ping, atau masalah pada host yang dituju (misalnya, mati atau tidak dapat dijangkau). 

________________________________________

G. KESIMPULAN:

Buatlah kesimpulan mengenai pengetahuan dan keterampilan yang Anda peroleh setelah menyelesaikan LKPD ini. Jelaskan pentingnya instalasi sistem operasi dan manfaat dari file sharing dalam jaringan komputer.

________________________________________

 

H. PENILAIAN:

No       Kriteria Penilaian         Maksimal Skor (Poin)

1          Kelengkapan langkah kerja    1

2          Kebenaran konfigurasi           1

3          Ketepatan waktu penyelesaian           1

4          Kemampuan menyelesaikan masalah secara mandiri          1

5          Kemampuan bernalar             1

            Total    5

________________________________________

PENUGASAN PRAKTIKUM:

           Screenshot setiap tahapan instalasi Windows XP.

           Screenshot konfigurasi IP Address.

           Screenshot folder yang dibagikan.

           Screenshot hasil ping

           Unggah ke blogger anda dan sertakan keterangan tahapan dan kesimpulan pembelajaran tersebut.

 

TAHAP INSTALASI

TAHAP WINDOWS

TAHAP NETWORK

TAHAP SHARING

MESSAGE

Selasa, 29 Juli 2025

TJKN LKPD 1 JARINGAN DASAR NAT

 Soal no.2 Sebuah perusahaan B terdapat 3 Unit PC yang terbagi menjadi 3 Divisi, 1 Printer, dan Koneksi Internet Perusahaan tersebut menginginkan ke tiga divisi tersebut bisa saling terkoneksi sehingga bisa saling berbagi file dan sumber daya, serta bisa terkoneksi dengan internet. 

 Divisi Satu : Maksimal jumlah PC yang terkoneksi hanya 1 PC saja yang terinstal printer dengan IP 10.10.10.No absen Divisi Dua : Maksimal jumlah PC yang terkoneksi hanya 4 PC saja dengan IP 20.20.20.No absen /29 248 Divisi Tiga : Maksimal jumlah PC yang terkoneksi hanya 4 PC saja dengan IP 30.30.30.No absen /29 248 sebagai siswa SMK anda diminta untuk mengatasi masalah diatas Pekerjaan :

 Buatlah Topologi jaringan dari soal diatas lengkap dengan identitas nya konfigurasi sehingga berhasil dan siap digunakan ISP 192.168.137.1 /24 IP Publik | NAT PC2----------Router----------PC 1 + Printer | PC3 30.30.30.XX / 29 IP Private





Laporan Praktikum FTP Server dan Implementasi Patchpanel dalam jaringan

  LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER INSTALASI PATCH PANEL DAN KONFIGURASI FTP SERVER Studi Kasus, Pengkabelan Terstruktur, & Layanan J...